Selasa, 20 Desember 2016 , 19:58:00 WIB

LIRA Berikan Bela Negara Award kepada Sembilan Tokoh







MBC. LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Perempuan LSM LIRA memperingati Hari Bela Negara yang jatuh 19 Desember 2016 dengan penganugerahan Bela Negara Award (BENA) kepada sembilan tokoh berpengaruh.

Para tokoh terpilih dinilai memiliki semangat bela negara dalam aktivitasnya. Selain itu, penganugerahan tersebut diharapkan bisa memotivasi dan memberikan inspirasi bagi masyarakat agar memiliki semangat kebangsaan dan melawan segala bentuk ancaman yang merongrong kedaulatan bangsa.

"Kami memberikan penghargaan ini karena LSM LIRA dan Perempuan LIRA menilai ke-sembilan tokoh berpengaruh tersebut layak dan telah berbuat untuk mengawal dan mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI secara kokoh dan konsisten," kata Ketum Perempuan LIRA, Hj. Jihan Aksa Sefitrie, dalam pernyataan pers bersama Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal.

Sembilan tokoh berpengaruh yang diberikan penghargaan Bela Negara Award tersebut adalah Panglima TNI, Jenderal TNI, Gatot Nurmantyo; Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian; Ketum Front Pembela Islam/Tokoh Anti PKI, KH. Habib Rizieq; Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain.

Kemudian, aktivis Islam yang juga Ketua GNPF, Ustad Bachtiar Nasir; tokoh pergerakan, Rachmawati Soekarnoputri; Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti; Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa dan artis penyanyi tiga zaman, Titiek Puspa.

Hari Bela Negara mulai diperingati setiap 19 Desember setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan Keputusan Presiden tentang Hari Bela Negara, 18 Desember 2006.

Bela Negara merupakan amanat UUD 1945 yang menyebutkan sistem pertahanan Indonesia adalah Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Ini berarti dalam mempertahanan negara bukan semata-mata menjadi tanggung jawab militer, tetapi juga tanggung jawab seluruh komponen bangsa. [hta/rmol]





BERITA LAINNYA